Sabtu, 21 Desember 2024

PEMBAGIAN LAPORAN HASIL BELAJAR CAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK KB MELATI SEMESTER I (SATU) TAPEL 2024/2025 DAN KELAS PARENTING TEMA MY MOTHER MY HERO DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI IBU 

Penulis : Yulianik, S.Pd


Jum'at, 20 Desember 2024 di ruang PAUD KB Melati Desa Wates telah terselenggara pembagian laporan hasil belajar/ Laporan Perkembangan Capaian Pembelajaran Peserta Didik KB Melati. Acara dibuka dengan bacaan Alfatehah dan sambutan Kepala Sekolah, Ibu Siti Djuwarijah,S.Pd.MM  yang dibacakan oleh perwakilan Dewan Guru Ibu Yulianik, S.Pd.  

Beliau menyampaikan pesan sebagai berikut "Assalamualaikum wr wb  dumateng  bapak/ibu walimurid yang berbahagia  Kawulo nyuwun pangpunten mboten saget membersamai Panjenengan sedoyo dalam rangka penerimaan LPPAD, Karena bersamaan ada tugas Dinas yang tidak  bisa diwakilkan ,dan kami ucapkan terimakasih dumateng Panj sedoyo telah mempercai KB Melati SBG tempat menuntut ilmu anak-anak .Mugi-mugi sedoyo pikantuk berkah ugi Ridlo saking Alloh SWT.Aamiin  Wass..wr .wb"

Pada Penerimaan LPPAD kali ini disampaikan kepada walimurid tentang

  1. Struktur Kurikulum KB Melati mengacu pada Kurikulum Nasional yaitu Kurikulum Merdeka
  2. Kalender Pendidikan Tapel 2024/25
  3. Perencanaan Kegiatan Pembelajaran Semester 2 Tapel 2024/2025 termasuk Outing Class
  4. Evaluasi dan Refleksi Kegiatan Pembelajaran Semester 1 Tapel 2024/2025


Selanjutnya kegiatan Kelas Parenting Tema My Mother My Hero dalam rangka menyambut Hari ibu yang disampaikan Oleh Narasumber : Yulianik, S.Pd.


"Ibuku Pahlawanku" adalah ungkapan yang sangat dalam maknanya, mengandung rasa hormat, cinta, dan pengagungan terhadap sosok ibu. Ibu adalah pahlawan sejati dalam kehidupan kita, yang sering kali tidak terlihat di luar, namun memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk pribadi kita. 

Berikut adalah alasan mengapa ibumu adalah pahlawanmu:
  1. Pengorbanan Tanpa Batas  Seorang ibu rela mengorbankan banyak hal untuk anak-anaknya—waktu, tenaga, bahkan kebahagiaan pribadi demi memastikan anak-anaknya tumbuh dengan baik. Pengorbanannya sering kali tak terhitung, dan banyak yang dilakukan tanpa mengharapkan balasan apa pun
  2. Kasih Sayang yang Tak Terhingga Kasih sayang ibu adalah bentuk cinta yang paling murni. Ibu selalu ada, baik saat senang maupun saat susah. Dia memberi perhatian dan cinta yang tak pernah berakhir. Setiap pelukan, nasihat, dan dukungannya membuat kita merasa dicintai dan dihargai.
  3. Ketangguhan dalam Menghadapi Tantangan Ibu adalah sosok yang sangat kuat. Dia mampu menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan, baik yang datang dari luar maupun dalam rumah tangga. Dalam kesulitan atau masalah, ibu selalu menunjukkan kekuatan luar biasa untuk mengatasi semuanya demi kebaikan keluarga.
  4. Sumber Inspirasi dan Motivasi Ibu adalah guru pertama dalam hidup kita, mengajarkan nilai-nilai yang tak ternilai seperti kejujuran, ketekunan, dan pentingnya bekerja keras. Ibu juga selalu menjadi sumber inspirasi dan motivasi ketika kita merasa ragu atau lelah untuk melanjutkan langkah.
  5. Pemberi Dukungan Emosional. Ibu adalah tempat kita berlindung saat menghadapi kesulitan emosional. Dalam keadaan apapun, ibu selalu ada untuk mendengarkan keluhan, memberi saran, dan memberikan kekuatan moral. Dia memberi kita rasa aman dan nyaman untuk menjadi diri sendiri.
  6. Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Sebagai pahlawan sejati, ibu sering kali melakukan segala sesuatunya tanpa mengharapkan penghargaan. Dia berkorban demi kebahagiaan anak-anaknya, tanpa mengharapkan pengakuan, hanya demi melihat anak-anaknya bahagia dan berhasil.
Sedemikian besar Peran ibu maka marilah kita mencoba untuk menjadi ibu terbaik bagi masa depan anak-anak kita. marlah kita persiapkan kesiapan mereka sejak usia dini. "Ibuku Pahlawanku" adalah cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih, penghargaan, dan rasa hormat yang mendalam kepada ibu, yang telah mengisi hidup kita dengan kasih sayang dan ketulusan. Ibu adalah pahlawan dalam hidup kita, yang selalu memberi yang terbaik tanpa pamrih.

Sebagai penghormatan kepada jasa-jasa ibu maka pada kesempatan ini Satuan pendidikan KB Melati memberikan penghargaan kepada Ibu-ibu walimurid merchandise berupa sebuah Jilbab untuk menambah semangat mengantarkan putra-putinya untuk mendapatkan layanan pendidikan.





















Jumat, 20 Desember 2024

KEGIATAN BELAJAR DI LUAR KELAS  ( OUTING CLASS ) KB MELATI WATES DALAM RANGKA PROJECT PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) 
DI LANUTDAL JUANDA SURABAYA 


Penulis : Yulianik, S.Pd

Pada hari Sabtu, tanggal 14 Desember 2024 Pukul 06.00 Kelompok Bermain  (KB) Melati Desa Wates Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk telah berhasil melaksanakan Kegiatan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ) menuju Museum Pesawat di Lanutdal Juanda Surabaya dan Kebun Binatang Surabaya (KBS). Walau diawali gerimis ringan pada awal pemberangkatan namun rombongan KB Melati tiba dengan selamat di tempat tujuan dalam cuaca cerah.

Kegiatan  P5 ini  bertujuan untuk membentuk karakter anak melalui pendekatan yang berfokus pada lima dimensi utama, yaitu:

  1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia
  2. Berkebinekaan Global
  3. Gotong Royong
  4. Mandiri
  5. Bernalar Kritis

Karena sebelumnya kami telah mengajukan proposal kunjungan maka setibanya di sana, kami langsung dijemput oleh Tim Guide dari Pihak Pengelola Museum Pesawat Juanda namanya Mas Bagas.Museum Pesawat Juanda terletak di kawasan Lanud Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, dan merupakan salah satu destinasi menarik yang memamerkan koleksi pesawat serta peninggalan sejarah terkait dunia penerbangan dan militer Indonesia. Museum ini menjadi tempat edukasi yang menarik bagi pengunjung yang ingin mempelajari lebih dalam tentang sejarah penerbangan di Indonesia, terutama dalam konteks TNI Angkatan Udara

Tiket Masuk: Untuk masuk ke Museum Pesawat Juanda, pengunjung biasanya dikenakan biaya tiket yang terjangkau. Harga tiket bisa berbeda tergantung pada usia dan kategori pengunjung (misalnya untuk pelajar, mahasiswa, atau umum). Informasi harga tiket dapat diperoleh langsung di lokasi atau melalui pengumuman resmi dari museum.

Sebelum masuk ke dalam anak -anak berbaris, berdo'a bersama dan membaca teks Pancasila bersama-sama. lalu kami dikawal masuk museumuntuk belajar bersama -sama'

Di dalam Museum Pesawat Juanda menyimpan berbagai koleksi pesawat terbang yang pernah digunakan oleh TNI Angkatan Udara dan juga pesawat dari era militer Indonesia yang penting. Beberapa koleksi yang ada di museum ini antara lain:

  • Pesawat Tempur dan Transportasi Militer: Berbagai jenis pesawat militer yang digunakan oleh TNI AU, termasuk pesawat tempur, pesawat angkut, dan pesawat latihan.
  • Pesawat Sejarah: Beberapa pesawat yang memiliki nilai sejarah penting, baik dalam konteks perjuangan kemerdekaan Indonesia maupun dalam operasi militer lainnya.
  • Model Pesawat: Selain pesawat asli, museum ini juga memiliki model-model pesawat yang lebih kecil sebagai alat bantu edukasi dan untuk memperkenalkan konsep penerbangan kepada pengunjung.
  • Perlengkapan Penerbangan: Selain pesawat, terdapat juga koleksi berupa peralatan yang digunakan oleh para pilot dan prajurit udara Indonesia, seperti helm, seragam, serta perangkat navigasi.


Fasilitas Museum

  • Area Pameran: Museum ini memiliki area pameran terbuka yang memajang berbagai jenis pesawat dan alat peraga lainnya. Pengunjung dapat melihat secara langsung pesawat-pesawat tersebut dari berbagai sisi.
  • Koleksi Multimedia: Untuk mendukung proses pembelajaran, museum ini juga menyediakan berbagai alat bantu multimedia, termasuk video dokumentasi tentang sejarah penerbangan dan militer Indonesia, serta penjelasan mengenai teknologi pesawat.
  • Tempat Edukasi: Museum Pesawat Juanda juga berfungsi sebagai tempat edukasi bagi siswa sekolah, mahasiswa, serta masyarakat umum yang tertarik pada dunia penerbangan dan sejarah TNI AU.
  • Kegiatan Interaktif: Di museum ini, sering diselenggarakan kegiatan interaktif seperti simulasi penerbangan atau seminar tentang teknologi penerbangan, baik yang diselenggarakan oleh pihak museum maupun oleh instansi terkait

Kegiatan P5 yang diprioritaskan pada kunjungan ini antara lain:

1. Kegiatan Beriman dan Berakhlak Mulia

  • Cerita Moral atau Agama: Menceritakan cerita-cerita yang mengandung nilai-nilai moral dan agama, seperti perjuangan Tentara Nasional Indonesia.
  • Doa Bersama: Mengajarkan doa-doa sederhana yang sesuai dengan agama yang dianut untuk membentuk kebiasaan berdoa sejak dini.
  • Permainan Peran: Anak-anak dapat bermain peran sebagai penumpang pesawat dan pilot pesawat,pramugari dll

2. Kegiatan Berkebinekaan Global

  • Pengenalan Berbagai Budaya: Mengajarkan anak tentang berbagai budaya, bahasa, dan tradisi yang ada di Bandara. 
  • Bermain dengan Teman dari Latar Belakang Berbeda: Jika memungkinkan, anak-anak bisa diajak bermain dengan teman dari latar belakang budaya yang berbeda untuk memperkenalkan keragaman dan pentingnya toleransi. berjumpa dengan pengunjung museum lainnya yang berasal dari daerah yang berbeda.

3. Kegiatan Gotong Royong

  • Kerja Sama dalam Kelompok: Mengajak anak-anak untuk bekerja sama dalam kelompok, seperti kekompakkan di rombongan Bus 1 dan Bus 2 serta kekompakan di dalam pesawat.
  • Bertukar Mainan atau Barang: Mengajarkan anak-anak untuk berbagi mainan atau barang dengan teman-temannya, menciptakan rasa kebersamaan.

4. Kegiatan Mandiri

  • Mengatur Barang Pribadi: Mengajarkan anak-anak untuk merapikan barang bawaannya ketika di dalam pesawat 
  • Melakukan Kegiatan Sehari-hari Sendiri: Memberikan anak kesempatan untuk mandiri dalam kegiatan seperti makan, berpakaian, dan mencuci tangan.
  • Tugas Mandiri dalam Kelas: Menceritakan kembali apa yang telah dilihat di Lanutdal Juanda Surabaya.

5. Kegiatan Bernalar Kritis

  • Tanya Jawab: Mengajak anak berdiskusi dan berpikir kritis melalui pertanyaan sederhana tentang Pesawat Terbang
  • Permainan Problem Solving: Menggunakan permainan teka-teki.menebak gambar peralatan di pesawat.

Kesimpulan

Kegiatan P5 PAUD sangat penting untuk membentuk dasar-dasar karakter dan kemampuan sosial anak di usia dini. Dengan kegiatan yang menyenangkan dan edukatif, anak-anak akan lebih mudah menyerap nilai-nilai Pancasila yang nantinya akan membentuk kepribadian mereka sebagai individu yang bertanggung jawab, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan kehidupan.







Sabtu, 11 Februari 2023

GEMA SI PANDU

PARTISIPASI PESERTA DIDIK KB MELATI  DALAM MENSUKSESKAN GERAKAN MEMBAWA ISI PIRINGKU KE POSYANDU (GEMA SI PANDU)  DESA WATES.



Gema Si Pandu adalah kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mensosialisasikan isi piringku dan pencegahan stunting pada balta. Gerakan ini bertujuan agar masyarakat khususnya ibu-ibu sadar akan pentingnya konsumsi gizi yang seimbang dengan menu buah dan sayur harus selalu ada setiap makan.

Menindaklanjuti Surat dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk tanggal 31 Januari 2023 perihal Himbauan Pelaksanaan Gerakan Protein Hewani Cegah Stunting, maka setiap Posyandu yang buka pada hari Rabu, 8 Februari 2023 untuk melaksanakan Gema Si Pandu secara serentak.

Demikian pula yang terjadi di Posyandu Alamanda 2 Desa Wates yang pelaksanaannya disalah satu rumah warga Ibu Nurul Hestian (salah satu kader posyandu) yang sekaligus istri Kaur keuangan di Desa wates. Para ibu balita sangat antusias menyambut pengumuman tersebut. 


Mereka yang pada hari buka biasa posyandu berangkat sekitar pukul sembilan pagi, pada saat ini mereka rela berangkat pagi pukul delapan pagi untuk menyetorkan isi piringnya. Panitia pun telah siap dengan semua peralatan penilaian dan hadiah-hadiahnya. Gema Si Pandu sengaja dilombakan agar para ibu ibu bersemangat mengikuti kegiatan ini dan mendapat ilmu tentang Isi Piringku

Begitu pula dengan peserta didik KB Melati, yang kebetulan jadwal posyandunya hari itu,  tak kalah antusias mengikuti Gema Si Pandu. Ibu-ibu Wali murid benar-benar telah menyiapkan isi piringku sesuai pengetahuan mereka selama di kelas parenting. Wah lombanya sangat menarik sekali!



Sebagai pembukaan seperti biasa pada meja 1 disediakan pendaftaran dimana pengunjung posyandu mengisi daftar hadir dan menyerahkan isi piringku kepada panitia. Meja 2 Penimbangan  Berat Badan dan Pengukuran Tinggi badan, Lingkar Kepala, Lingkar Lengan. Meja 3 Pencatatatan hasil penimbangan dan pengukuran ke dalam buku KMS dan Register Posyandu Meja 4 Penyuluhan pada kesempatan ini ibu kader menyampaikan penyuluhan tentang isi piringku yang terdiri dari 2/3 dari setengah piring berisi Karbohidrat. 1//3 dari setengah piring Lauk pauk, 1/3 dari setengah piring buah-buahan dan 2/3 dari setengah piring Sayuran

MAKANAN POKOK

Makanan pokok merupakan makanan yang mengandung karbohidrat yang cukup untuk menambah energi. Ada ragam makanan pokok, sesuai dengan keadaan tempat dan budaya, seperti beras, jagung, singkong, ubi, talas, sagu, dan produk olahannya misalnya roti, pasta, mi, dll. Sebagai panduan makan gizi seimbang, dalam satu piring, disarankan mengonsumsi makanan pokok sekitar 150 gram nasi yang setara 3 centong nasi, atau 3 buah kentang ukuran sedang dengan berat total 300 gram, atau 75 gram mie.

LAUK PAUK

Lauk-pauk terdiri dari protein hewani dan nabati. Beberapa jenis sumber protein hewani misalnya seperti daging sapi, dan kambing, ayam, bebek, ikan dan makanan laut lainnya, telur, susu dan hasil olahannya yang berasal dari hewan. Sementara, lauk-pauk nabati berupa tahu, tempe, dan kacang-kacangan yang mana semua makanan tersebut berasal dari tumbuh-tumbuhan.
Dalam satu piring, panduan makan gizi seimbang, disarankan makan lauk hewani
75 gram ikan kembung
2 potong ayam tanpa kulit ukuran sedang (80 gram)
2 potong sapi ukuran sedang (70 gram)

Untuk protein nabatinya, bisa dengantahu 100 gram
2 potong tempe ukuran sedang (50 gram)

Sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral, terutama mengandung zat karoten, vitamin A, vitamin C, zat besi, dan fosfor yang sangat berguna bagi tubuh. Sebagian vitamin dan mineral dalam sayuran berperan sebagai antioksidan. Ada beberapa sayuran yang bisa langsung dikonsumsi mentah, dan ada yang perlu dimasak terlebih dahulu dengan cara direbus, ditumis, atau dikukus.

Beberapa contoh sayuran yang biasanya banyak dikonsumsi seperti terong, timun, selada air, labu siam, rebung, kangkung, lobak, buncis, brokoli, daun singkong, tomat, wortel, bayam, dan lain sebagainya.

Sebagai panduan makan gizi seimbang, disarankan dalam satu piring mengonsumsi 150 gram sayur, atau sama dengan ukuran satu mangkuk ukuran sedang.

BUAH - BUAHAN

Buah-buahan memiliki banyak vitamin seperti vitamin A, B, B1, B6, dan C, mineral, serta serat yang juga berperan sebagai antioksidan.Mengonsumsi buah secara rutin dapat mencegah ragam penyakit, seperti jantung, serangan kerusakan hati dan stroke, mencegah kanker dan tekanan darah tinggi, meningkatkan imunitas tubuh, dan masih banyak lagi. Jadi jangan sampai lupa makan buah-buahan dengan porsi yang cukup.

Beberapa contoh buah-buahan yang umum dikonsumsi seperti pisang, melon, semangka, rambutan, durian, salak, pepaya, jambu, mangga, belimbing, apel, jeruk, dan masih banyak lagi.

Sebagai panduan makan gizi seimbang dalam satu piring, konsumsi di antaranya2 potongan pepaya ukuran sedang (150 gram), atau
2 buah jeruk sedang (110 gram), atau
1 buah kecil pisang Ambon (50 gram)

Panduan Penting Lainnya
Tidak hanya makanan, panduan makan gizi seimbang "Isi Piringku" yang dibuat oleh Kemenkes juga meliputi minum air putih 8 gelas per hari, mencuci tangan, dan berolahraga fisik. Minum gelas 8 hari dalam sehari dapat memelihara fungsi ginjal, menghindari dehidrasi, mengurangi risiko kanker kandung kemih, memperlancar pencernaan, merawat kulit, dan dapat mengontrol kalori.

Sebelum dan sesudah makan, disarankan juga untuk mencuci tangan menggunakan sabun, selama 20 detik di bawah air mengalir dengan cara yang benar. Hal ini agar dapat mencegah dari kuman, virus dan bakteri yang berbahaya yang bisa menyerang tubuh sehingga tubuh mudah jatuh sakit.Mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir dapat mencegah penyakit seperti diare, hepatitis A, dan cacingan.Itulah gerakan hidup sehat yang dianjurkan oleh Kemenkes untuk mencegah berbagai macam penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh terutama bagi anak-anak.

Meskipun Anda sudah makan makanan gizi seimbang dengan porsi sesuai, penting untuk melakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari. Hal ini tidak hanya untuk membakar kalori, tetapi juga memiliki banyak manfaat untuk tubuh dalam mencegah penyakit dan kesehatan mental.

Di Akhir acara diumumkan pemenangnya dan penyerahan hadiah yaitu
Juara I Arroyan
Juara II Damar Aeshaka
Juara III Clarenzho
Harapan I Reza Alfarizi
Harapan 2 Azalea 






(Yulianik, 11/02/2023)

Selasa, 31 Januari 2023

Mendampingi Anak Belajar di Rumah

TIPS MENDAMPINGI ANAK BELAJAR DI RUMAH

EDISI : MATERI PARENTING

Mengapa Anakku Tidak Mau Belajar di Rumah? Apakah kita sering terpikir hal-hal seperti ini: “Duh anakku kok susah fokus sih?” “Udah diajarin tapi kok ga ngerti-ngerti?” “Maunya main aja, ga mau belajar!”

“Jangan menilai kesuksesan belajar hanya dari hasil akhirnya saja, tapi juga dari berapa kali kita gagal dan memutuskan untuk mencoba kembali”- (Nelson Mandela)

Yuk kita ingat lagi apa itu belajar?

Seperti yang ditulis pada buku Seri Pendidikan Orang Tua: Mendampingi Anak Belajar di Rumah yang diterbitkan oleh Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

  • Belajar adalah sebuah proses yang terus menerus 
  • Tujuan belajar pada anak adalah untuk membantunya memahami sesuatu yang akan ia gunakan untuk memecahkan masalah sehari-hari 
  • Proses belajar dapat terjadi melalui pelajaran, pengajaran, percobaan, dan mengambil hikmah dari kesalahan
  • Bagaimana cara untuk memecahkan masalah melalui pengalaman? Dengan memberi kesempatan anak untuk mencoba, untuk memecahkan masalah yang sesuai dengan usianya dan mengalami kesalahan 
  • Kesalahan dan kegagalan adalah bagian alami dari proses belajar
Sebelum masuk pembahasan, mari kenali pola pengasuhan kita

1. Demokratis 
Hangat, Aturan jelas, Tuntutan masuk akal, Penuh dukungan, Anak didorong mandiri, Kadang perlu waktu lebih lama, Orang tua perlu banyak belajar Kesabaran orang tua diperlukan Hasilnya
Prestasi belajar lebih baik Anak percaya diri Anak mudah berteman Anak tidak nakal

2. Otoriter
Kasar, Galak Aturan sangat ketat Penuh ancaman Anak harus menurut Pakai kekerasan Hasilnya Prestasi belajar rendah Anak minder Anak tidak mudah berteman Anak menjadi nakal

3. Memanjakan
Memanjakan Tidak ada aturan jelas Selalu menuruti anak Apa-apa dikasih atau dibantu  Hasilnya Anak tidak bisa menahan diri Anak egois Anak jadi manja Anak tidak mudah berteman

4. Abai
Orang tua cuek Tidak memperhatikan kebutuhan anak Orang tua sibuk sendir Hasilnya Anak melanggar peraturan Anak membangkang Anak nakal Anak menggunakan narkoba/alkohol

Manakah Pola Pengasuhan yang Paling Mendukung Proses Belajar?
  • Proses belajar yang baik membutuhkan persiapan sebelumnya. Dukungan sebelum belajar bermanfaat agar anak dan orang tua sama-sama siap menghadapi tantangan selama belajar
  • Setelahnya, orang tua dan anak juga perlu mendiskusikan apa yang terjadi selama proses belajar yang sudah dilalui. Dukungan setelah proses belajar bermanfaat agar anak lebih memahami apa yang dipelajarinya 
  • Dukungan sebelum, saat, dan setelah belajar terdiri dari dukungan fisik dan dukungan psikologis
  • Dengan begitu, proses belajar menjadi suatu kesatuan yang utuh dan memberi manfaat yang optimal bagi anak 
Bentuk-bentuk dukungan fisik sebelum proses belajar:
  • Mengecek apakah apakah kita dan anak kita dalam keadaan cukup istirahat, sudah makan dan cukup minum 
  • Mengecek apakah kita sudah cukup istirahat sudah makan dan cukup minum
  • Mempersiapkan recana yang akan dipelajari anak. Diskusikan dengan anak agar ia semangat melakukannya 
  • Mempersiapkan perlengkapan belajar, seperti alat tulis, buku, dan peralatan lain yang memudahkan anak untuk belajar 
  • Mempersiapkan situasi belajar yang aman dari gangguan. Beri anak ruang khusus untuk belajar. Ruang ini dapat berisi meja lipat, Alat Peraga Edukatif (APE), dan/atau tikar untuk anak ketika belajar
Terkadang, anak belum siap untuk memulai aktivitas belajar meskipun kita sudah membuat jadwal sesuai usia mereka dan memastikan kebutuhan fisik mereka terpenuhi. Apa yang dapat orang tua lakukan jika anak menunda kegiatan belajar?
  • Tanyakan apa yang membuatnya belum siap dan tawarkan bantuan 
  • Beri pilihan, berapa banyak waktu yang ia butuhkan sampai ia siap, misal: “Kamu mau mulai 5 menit atau 10 menit lagi?” dan biarkan ia memilih. Ingatkan anak 1 menit sebelum waktu tersebut agar ia bersiap. Saat waktunya tiba, mulailah aktivitas tanpa menunda lagi.
  • Beri kelonggaran waktu, misal: dalam 1 bulan anak diizinkan untuk tidak mengikuti kegiatan belajar sebanyak 2x. Beri ia kebebasan untuk memilih kapan ia mau mengambil ”waktu libur” tersebut 
  • Beri semangat pada anak dengan menyiapkan minuman atau cemilan kesukaannya jika ia berhasil memulai aktivitas belajar tepat waktu
Memastikan materi ajar sesuai usia dan kemampuan anak
Hal-hal yang dapat dipelajari oleh anak usia 3 hingga 6 tahun, antara lain 
  • Untuk mengasah kemampuan otot: meronce, mewarnai, menyusun balok, menggambar, bermain sepeda, melipat, menggunting, melompat, berlari, membantu menyiram bunga, menyapu, merapikan mainan, mencuci piring, dsb 
  • Untuk mengasah kemampuan otak: bernyanyi, mengenal warna, mengenal huruf, mengenal angka, mengenal bentuk, menghitung,menyebut nama hewan, mengelompokkan benda, mengenal urutan dan pola, dsb
Dengan materi ajar yang sesuai, anak mampu menyelesaikan tugas dengan mandiri dan minim bantuan. Hal ini dapat meningkatkan kemampuan dan kepercayaan dirinya dalam belajar

Persiapan Diri Orang Tua
Selain anak, orang tua juga harus mempersiapkan diri sebelum mendampingi anak belajar. Berikut hal yang perlu dipastikan sebelum orang tua mendampingi anak memulai aktivitas belajarnya:
  • Bisa kah kita bersabar untuk melihat proses belajar anak yang tidak selalu mulus/lancar? 
  • Apakah kita memiliki tuntutan/target tertentu terhadap anak?
  • Apakah kita siap menerima proses belajar anak tanpa membandingkannya dengan anak lain? • Apakah kita siap untuk membimbingnya tanpa amarah? 
  • Apakah kita memberi ruang untuk anak melakukan kesalahan? 
  • Apakah kita dalam kondisi yang cukup sehat untuk mendampingi anak belajar?
Sepertinya tidak berhubungan langsung, padahal kesiapan orang tua merupakan hal penting yang dapat mendukung keberhasilan belajar anak di rumah.

Mengurangi hal-hal yang bisa mengganggu konsentrasi anak
  • Simpan barang-barang pada tempatnya agar ruangan rapih. Katakan pada anak “Mobil-mobilannya kita simpan dulu ya, kalau tugasnya sudah selesai bisa main lagi.” 
  • Bila anak mudah teralihkan perhatiannya karena orang-orang yang dilihatnya, ajak anak mengerjakan tugas di tempat yang lebih jarang dilewati orang
  • Bila anak mudah terganggu dengan suara, matikan televisi/ radio saat anak mengerjakan tugas 
  • Orang tua sebaiknya tidak asyik dengan hp nya ketika mendampingi anak belajar dan fokus pada anak

Kesimpulan :
Belajar HARUS MENYENANGKAN. Proses belajar yang menyenangkan membuat anak SUKA BELAJAR dan terus mengembangkan rasa ingin tahunya. Sebaliknya, bila dilakukan secara terpaksa, proses belajar tidak akan menjadi pengalaman belajar yang sukses. Ingat “Setiap orang adalah guru. Setiap rumah adalah sekolah“ (Ki Hajar Dewantara). 
(Yulianik, 01/02/2023)


Semangat ya Ayah Bunda  !! 

Minggu, 29 Januari 2023

MENGENAL DAN MENGEMBANGKAN KECERDASAN MAJEMUK ANAK USIA DINI KEPADA AYAH BUNDA KB MELATI WATES

MENGENAL KECERDASAN MAJEMUK PADA ANAK USIA DINI

EDISI : MATERI PARENTING 


Setiap anak adalah individu yang unik, Nah itu prinsip utama yang harus disadari ayah bunda sejak awal mengasuh dan merawat ananda. Anak adalah karunia Tuhan yang tak ternilai harganya. Tidak ada ciptaan Tuhan yang tidak sempurna. Semua memiliki keistimewaan dan keunggulan masing-masing

"Pernahkah ayah bunda mengamati setiap perkembangan yang mereka alami dari lahir hingga kini memasuki usia pra sekolah?" Mulai hari ini yuk kita kawal perkembangan mereka hingga menjadi optimal baik dari segi fisik bahasa dan emosionalnya. Sejatinya setiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda-beda dan tidak bisa dibandingkan antara satu anak dan anak lainnya. yuk bersama-sama belajar apakah itu kecerdasan majemuk dan berbagai cara mengembangkannya.

Kecerdasan adalah: 

  • Kemampuan menyelesaikan masalah dalam kehidupan.
  • Kemampuan menghasilkan persoalan baru untuk diselesaikan
  • Kemampuan menciptakan dan memberikan penghargaan kepada orang lain.

Menurut Howard Gardner (pakar kecerdasan majemuk), kecerdasan terbagi menjadi:

  1. Kecerdasan linguistik adalah kemampuan berbahasa dalam bentuk lisan dan tulisan.Cirinya anak suka membaca, berbicara lancar dan gemar mendengarkan cerita. Saran untuk orang tua: Ajak anak bercerita dan bacakan dongeng/cerita.
  2. Kecerdasan logika dan matematika Cirinya anak suka matematika, menghitung, dan menalar yang berhubungan dengan logika. Saran untuk orang tua: • Sediakan alat peraga atau benda yang menarik untuk dihitung, puzzle, dan balok angka. • Ajak anak bermain sambil berhitung.
  3. Kecerdasan intrapersonal  Biasanya anak lebih suka bermain sendiri. Saran untuk orang tua: Tanyakan perasaan anak, ajak bicara dan minta pendapatnya tentang hal-hal yang ditemui.
  4. Kecerdasan interpersonal Anak mudah bermain dengan orang yang baru ditemuinya, memiliki empati, dan memahami perasaan orang lain. Saran untuk orang tua: Ajak anak ke acara keluarga untuk bersosialisasi.
  5. Kecerdasan musikal Cirinya anak suka bernyanyi dan menari ketika mendengar musik. Saran untuk orang tua: Sediakan alat musik dan ajak anak bermain musik sambil bernyanyi.
  6. Kecerdasan spasial dan visual  Cirinya anak suka menggambar, berimajinasi, dan membangun sesuatu menggunaan balok. Saran untuk orang tua: Sediakan perlengkapan untuk menggambar dan mewarnai. Ajak anak menggambar bersama.
  7. Kecerdasan kinetik Umumnya anak sangat aktif, banyak bergerak, suka menyentuh benda-benda di sekitarnya untuk dipelajari. Saran untuk orang tua: Ajak anak berolahraga bersama atau membuat prakarya.
  8. Kecerdasan naturalis Cirinya anak suka bermain di alam, peduli pada lingkungan. Saran untuk orang tua: Ajak anak berkebun, atau merawat binatang peliharaan. 
  9. Kecerdasan moral spiritual yakni kemampuan memahami tuntutan yang ada di lingkungan, mengetahui apa yang baik dan buruk dilakukan. Kecerdasan moral berhubungan dengan norma, adab atau kebiasaan baik sesuai adat istiadat yang berkembang dalam masyarakat sekitar. Kecerdasan moral mengasah anak mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Saran untuk orang tua Orang tua dapat menumbuhkan kecerdasan moral sejak dini dengan cara mengajarkan anak menghormati orang tua dan menyayangi adik.
Nah, diatas adalah sedikit ulasan singkat tentang kecerdasan majemuk. Setelah membaca materi diatas ada tugas nih untuk ayah bunda!
  1. Temukan Kecerdasan yang ananda miliki !
  2. Stimulasi kecerdasan yang ayah bunda temukan dengan mengikuti saran untuk orang tua !
  3. Evaluasi, catat dan diskusikan atas hambatan dan keberhasilan pada kelas parenting berikutnya!
Semoga berhasil ya ayah bunda! Yuk bergerak bersama sayangi ananda dengan mengikuti kelas Kelompok Bermain di KB Melati. Kami siap melayani dan menstimulus kecerdasan yang dimiliki anada semua!

Sabtu, 28 Januari 2023

KESERUAN PUNCAK TEMA REKREASI KB MELATI DESA WATES

KESERUAN PUNCAK TEMA REKREASI KB MELATI DESA WATES

SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2022/2023

Sabtu,28 Januari 2023 adalah hari pelaksanaan puncak tema rekreasi kegiatan pembelajaran di KB Melati Desa Wates. Berdasarkan hasil musyawarah paguyuban wali murid, kami sepakat untuk mengunjungi salah satu objek wisata bernama Gronjong wariti yang berlokasi di Desa Majono Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Kami berangkat bersama ke sana pukul 07.30 naik kendaraaan yang paling familiar dengan anak-anak yaitu kereta api kelinci.

Mengapa kami memilih tujuan objek wisata Gronjong Wariti ? karena objek wisata tersebut terdapat banyak wahana anak-anak dan bernuansa  alam. Di pintu gerbang masuk, kita sudah disambut oleh pak Satpam yang ramah. Rombongan kami memasuki area yang penuh bunga di kanan kiri dan hiasan yang terbuat dari ban bekas. Meskipun demikian ban bekas tersebut kelihatan menarik dengan polesan cat warna warni. Setelah pintu masuk ada sebuah air terjun mini dengan aliran air yang sangat deras mengiringi suara alam menambah kesyahduan.



Anak-anak dengan tidak sabar menggandeng tangan orang tuanya menuju beberapa wahana yang tersuguh di hadapannya. Ada yang langsung menuju kolam renang ada yang menuju mainan mobil-mobilan dan ada pula yang beristirahat sebentar untuk menikmati bekal yang mereka bawa dari rumah. Aneka wahana yang dinikmati anak-anak KB Melati Desa wates antara lain:

1.Kolam Renang Mini
Ada banyak kolam mini disediakan oleh pengelola objek wisata Gronjong Wariti. Kolam renang mini ini dirancang dengan berbagai ukuran dan bentuk yang berbeda-beda di tempat yang berbeda pula namun tetap dalam satu lokasi. hal ini mungkin ditujukan agar anak-anak dapat leluasa berenang tanpa berjubel. Air kolamnya pun terlihat jernih dan terjaga keamanannya. tiket masuk per anaknya pun bervariasi mulai dari 3.000 rupiah hingga 10.000 rupiah.


2. Bermain Mobil-mobilan
Area bermain mobil-mobilan tidak kalah seru dengan area kolam renang. Melalui bermain mobil-mobilan anak banyak menggunakan daya imajinasinya yaitu sebagai sopir seperti layaknya orang dewasa. Di wahana ini anak dapat beramain peran sesuai keinginan mereka. Mungkin ada yang membayangkan sebagai pembalap pula.




3. Bermain Memancing ikan dan Bersepeda Scoter
Memancing ikan  dan bersepeda scooter juga salah satu kegiatan yang mengasyikan bagi anak-anak. 
melatih koordinasi tangan dan otak yang beguna untuk melatih motorik halusnya, mengembangkan sosial emosionalnya dengan menunjukkan sikap bersabar saat memancing. Bersepada scooter juga melatih keseimbangan dan kelincahan.


4. Berkuda dan berfoto ria dengan burung Hantu
Bagi yang ingin merasakan naik dokar di Gronjong Wariti juga menyediakan sarana tersebut. Pengunjung dimanjakan dengan berkeliling kampung menaiki dokar, yaitu salah satu kendaraan tradisional pada jaman dahulu sebelum ada kendaraan bermesin. Di sini anak-anak dapat melihat dan merasakan langsung sensasi naik dokar.





5. Wahana Komedi Putar
Baagi anak-anak yang takut naik dokar sesungguhnya, Gronjong Wariti juga menyediakan permainan komedi putar dengan kuda-kuda mainan berbahan kayu ringan. Anak anak duduk diatas punggung kuda kayu dan akan diajak berputar putar di tempat. Meski hanya berputar di satu tempat mereka tidak kalah bahagia dibanding dengan menaiki kuda sesungguhnya.


6. Wahana Perahu
Wahana perahu adalah salah satu wahana unggulan di Gronjong Wariti, disana disediakan beberapa perahu yang dapat ditumpangi sepuluh hingga 15 orang. Jangan khawatir perahu itu sudah teruji keamanannya dan dinahkodai orang yang sudah terampil. Sesekali terdengar riuh teriakan serombongan penumpang berteriak ketakutan bercampur senang, karena perahunya kadang sedikit tidak berimbang ketika akan berbalik arah. Namun demikian edukasi yang didapat dengan kendaraan air tradisional ini juga akan menambah wawasan anak-anak akan macam -macam kendaraan tradisional.





7. Kereta Kebun
Kereta kebun adalah salah satu wahana yang mirip dengan rool coaster yang terdapat di Objek Wisata besar di tanah air. meskipun bentuknya mini seru juga loo naik kereta kebun ini. kadan ada tanjakan dan juga turunan dan menyusuri area kebun di Gronjong wariti.


8. Menikmati jajanan kuliner tradisional
Yang sangat menarik dari Objek Wisata Gronjong wariti adalah pengunjung dapat menikmati kembali jajanan-jajanan tradisional yang mulai hilang dan tergeser oleh makanan cepat saji. jajanan itu antara lain cenil, klepon, opak sermier, kacang rebus dan lain-lain. Harga dari aneka kue tradisional itu sangat terjangkau saku pengunjung yang rata-rata masyarakat pedesaan dan anak sekolah.Tempat menjajakannya pun dikemas sangat kuno sekali. warung dengan bahan baku bambu yang diberi nama Njajan Sor Barongan. 

Dibalik cerita bahagia diatas tidak adil sekiranya jika yang unik dari kegiatan diatas tidak ikut ditulis, Masuk kedalam catatan kami ada juga nih anak yang mungkin karena kelelahan dan tidak mau pulang he he he he kapan -kapan kesini lagi ya Nak! satu lagi juga ada kisah sepasang jaket kakak beradik yang ketinggalan. "Terima kasih yang sudah merawat jaketnya !" 





Nah, itulah sekilas pengalaman sebentar namun penuh makna diseputar kegiatan puncak tema Rekreasi di satuan Kelompok Bermain KB Melati. Semoga kegiatan ini dapat menstimulasi perkembangan peserta didik pada rentang usia dini dan memberikan banyak edukasi pada orang tua dan masyarakat untuk mengenalkan potensi yang ada disekitar kita mulai dari Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alamnya.